Masih seputar kebaya. Tapi karena post ini saya bikin spesial buat Ummi saya tercinta, maka saya menerbitkan tulisan ini di tempat lain.
Ummiku sayang,
Ummi sakit lagi. Rasanya hati ini tercabik-cabik melihat Ummi tergolek lemah di tempat tidur. Ummi, jangan banyak pikiran. Serahkan aja semuanya pada Allah...
Ketika saya tanya pendapat Ummi tentang kebaya yang saya pilih, Ummi kelihatan bersemangat sekali. Tapi saya tahu, Ummi cuma mengalihkan pikiran dari semua masalah-masalah Ummi. Walaupun begitu, itu sudah cukup. Melihat Ummi tersenyum, membuat saya ikut bahagia.
Ummi, saya ingin Ummi berjanji. Di masa depan nanti Ummi akan membuatkan sepotong kebaya untuk saya. Masa dimana saya sudah membuat Ummi bangga dengan pencapaian saya. Masa disaat cita-cita saya sudah saya penuhi. Semua janji sudah ditepati...
Tapi saya yang sekarang belum pantas untuk meminta janji semacam itu pada Ummi. Saya masih harus berusaha lebih keras dan lebih keras lagi.
Karenanya saya mohon Ummi bersabar sampai saat itu datang. Tetap sehat dan semangat menjalani hidup. Ummi mau kan?
Allah, kumohon dengan sangat... Berilah saya waktu yang cukup. Cukup untuk melihat Ummi tersenyum bangga. Melihat Ummi bahagia...
Kumohon, Ya Allah...
Kumohon....
Kumohon dengan sangat...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar